BANGKALAN, JAWA TIMUR — Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Ibrohimy Galis Bangkalan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program pembinaan guru melalui Aflatoun untuk meningkatkan kreativitas pembelajaran peserta didik di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Ibrohimy Galis, Bangkalan, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan dan penguatan kapasitas pendidik di lingkungan madrasah.
Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh Dr. Mo’tasim, M.Pd.I dan Dr. Afandi, M.Pd.I dari STIT Al-Ibrohimy Bangkalan. Kegiatan ini dituangkan dalam laporan pengabdian berjudul “Pembinaan Guru melalui Program Aflatoun untuk Peningkatan Kreativitas Pembelajaran Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Al-Ibrohimy Galis Bangkalan Jawa Timur.”
Mendorong Pembelajaran yang Kreatif dan Menyenangkan
Pembinaan guru dilatarbelakangi oleh perhatian terhadap proses pembelajaran yang dapat berlangsung secara monoton sehingga berpotensi mengurangi ketertarikan dan keterlibatan peserta didik. Karena itu, kegiatan ini mendorong guru untuk mengenal pendekatan pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Program Aflatoun yang menjadi pendekatan dalam kegiatan ini menekankan konsep learning by doing. Pembelajaran dapat dikembangkan melalui permainan, seni, dan teater sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih partisipatif.
Penguatan Pendidikan Berwawasan Multikultural
Dalam laporan pengabdian, MTs Al-Ibrohimy Galis dipandang sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki peserta didik dengan latar belakang sosial dan pemahaman keagamaan yang beragam. Kondisi tersebut menjadi salah satu konteks penting dalam pengembangan pembelajaran yang berwawasan multikultural.
Pembelajaran diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mendukung pembentukan karakter, keterampilan sosial, serta kemampuan peserta didik untuk berinteraksi secara positif dalam keberagaman.
Guru sebagai Penggerak Inovasi Pembelajaran
Melalui pembinaan ini, guru diarahkan untuk melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran yang diterapkan di kelas dan mengembangkan strategi yang lebih inovatif. Pendekatan yang digunakan menempatkan aktivitas peserta didik sebagai bagian penting dari proses pembelajaran.
Dengan demikian, interaksi pembelajaran diharapkan tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, komunikatif, dan menyenangkan.
Kontribusi Perguruan Tinggi bagi Madrasah
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi STIT Al-Ibrohimy Bangkalan dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui pengabdian kepada masyarakat, dosen dapat berkontribusi langsung dalam penguatan kapasitas guru dan peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan madrasah.
Pembinaan guru melalui program Aflatoun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kreativitas pendidik sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran yang aktif, kreatif, menyenangkan, dan memperhatikan keragaman peserta didik.
Judul kegiatan:
Pembinaan Guru melalui Program Aflatoun untuk Peningkatan Kreativitas Pembelajaran Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Al-Ibrohimy Galis Bangkalan Jawa Timur.
Pelaksana:
Dr. Mo’tasim, M.Pd.I dan Dr. Afandi, M.Pd.I
Institusi:
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Ibrohimy Galis Bangkalan
Lokasi:
MTs Al-Ibrohimy Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur