logo
Bimbingan Belajar
Berita Kegiatan

Kolaborasi dan Analisis Mendalam: Siswa Kelas XI C Bimbel Assyfa Menaklukkan Fungsi Komposisi

Administrator
Administrator
07 Sep 2025
min read
4,692 views
Kolaborasi dan Analisis Mendalam: Siswa Kelas XI C Bimbel Assyfa Menaklukkan Fungsi Komposisi

Suasana Pembelajaran: Aktif, Kolaboratif, dan Berorientasi Konsep

Pada Senin, 1 September 2025, Kelas XI C Bimbingan Belajar Assyfa Pasuruan menggelar sesi Matematika dengan materiFungsi Komposisi. Dipandu oleh Master Suhu Teacher Mathematics, M. Rafli Faishal Wardana, pembelajaran dimulai dengan tanya kabar dan review singkat, lalu berlanjut ke eksplorasi konsep dan latihan soal yang menantang.Sesuai Kurikulum 2013 (K-13) dan Kalender Pendidikan Jawa Timur 2025/2026, materi Fungsi Komposisi menjadi salah satu kompetensi dasar yang wajib dikuasai siswa kelas XI. Sesi ini menargetkan indikator pencapaian, antara lain:

  1. Siswa mampu mendefinisikan dan menuliskan notasi fungsi komposisi,

  2. Menentukan domain dari fungsi komposisi,

  3. Menghitung nilai (f∘g)(x) dan (g∘f)(x) untuk fungsi tertentu,

  4. Menyelesaikan soal kontekstual yang melibatkan fungsi komposisi,

  5. Menjelaskan proses penyelesaian secara lisan dan tulisan

    .

Keterlibatan Siswa: Spesifik, Kontekstual, dan Berbasis Materi

Reyhan dan Bagas
Kedua siswa ini menunjukkan pemahaman mendalam dengan aktif maju ke depan kelas untuk menuliskan hasil komposisi dua fungsi yang diberikan, misalnya menentukan (f∘g)(2) untuk f(x) = 2x+1 dan g(x) = x². Mereka tidak hanya menuliskan jawaban, tetapi juga menjelaskan langkah-langkah substitusi nilai x ke fungsi g, lalu hasilnya ke fungsi f, sesuai dengan definisi fungsi komposisi. Diskusi mereka menyoroti pentingnya urutan dalam komposisi fungsi, yang merupakan salah satu indikator utama dalam pembelajaran ini.

Ovi dan Indira
Ovi dan Indira aktif berdiskusi saat diberikan soal kontekstual, seperti menentukan domain dari (f∘g)(x) jika domain f dan g berbeda. Mereka mencatat setiap langkah, bertanya tentang batasan domain, dan mampu mengaitkan konsep domain dengan situasi nyata, misalnya pada fungsi yang merepresentasikan proses bertingkat dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya juga menuliskan hasil diskusi di buku catatan, memperkuat pemahaman melalui visualisasi diagram panah.

Khaliza dan Radya
Khaliza dan Radya terlibat aktif saat membahas soal latihan yang meminta mereka membandingkan hasil (f∘g)(x) dan (g∘f)(x) untuk fungsi yang sama. Radya dengan percaya diri menuliskan hasil perhitungan di papan tulis, sementara Khaliza mengajukan pertanyaan kritis tentang perbedaan hasil jika urutan fungsi dibalik. Diskusi ini memperkuat pemahaman siswa bahwa komposisi fungsi bersifat tidak komutatif, sebuah konsep penting dalam matematika tingkat lanjut.

Ririn, Kayza, dan Navis
Ketiganya aktif dalam diskusi kelompok kecil, khususnya saat diberikan soal aplikasi fungsi komposisi dalam konteks kehidupan nyata, seperti menghitung biaya total dari dua proses bertingkat. Ririn dan Kayza dengan cepat memahami konsep fungsi bundaran (composite function) dan mampu mengimplementasikannya ke dalam soal cerita. Navis juga menunjukkan keberanian dengan maju ke depan untuk menuliskan solusi, sekaligus menjelaskan alasan pemilihan urutan fungsi kepada teman-temannya

Bimbel Assyfa Pasuruan berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berdampak nyata bagi siswa.
Bersama Assyfa, setiap anak berhak menjadi bintang!


Catatan Penulis:
Ditulis oleh M. Rafli Faishal Wardana (Master Suhu Teacher Mathematics)

Bagikan Artikel

Administrator

Administrator

Penulis di Bimbingan Belajar Assyfa

Komentar ()

John Doe

2 jam yang lalu

Artikel yang sangat informatif! Terima kasih telah berbagi pengetahuan ini.

Jane Smith

1 jam yang lalu

Saya sangat setuju dengan poin yang disampaikan dalam artikel ini. Terima kasih!